SEPUTAR KEGIATAN

Tampilkan postingan dengan label Jamsostek Sibolga. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Jamsostek Sibolga. Tampilkan semua postingan

Senin, 07 Mei 2012

41 Pelajar di Tapteng Peroleh Beasiswa dari Jamsostek

Tapteng

Sebanyak  41 pelajar mendapatkan beasiswa sebesar Rp 78.600.000 dari PT Jamsostek Cabang Sibolga. 11 siswa diantaranya anak peserta Jamsostek.  Beasiswa diserahkan Bupati Tapanuli Tengah Raja Bonaran Situmeang, SH. MHUM, bersamaan dengan memperingatan Hari Pendidikan Nasional yang dipusatkan di Barus Utara, rabu(2/5).

Beasiswa yang diterima para pelajar dalam bentuk tabungan Bank SUMUT Cabang Sibolga. Para pelajar penerima beasiswa tampak rapid an kompak mengenakan kaus berlogo Jamsostek dan Bank Sumut.
Dalam Pidatonya, Bupati berpesan akan  pentingnya peran sektor pendidikan untuk memajukan bangsa dan negara, khususnya membangun Tapanuli Tengah “Negeri Wisata Sejuta Pesona”.


Kepala Kantor Cabang Jamsostek Sibolga Mangasi Sormin SH MM disela sela kegiatan mengatakan, Jamsostek memiliki program CSR (Corporate Social Responsibility) untuk kesejahteraan peserta, salah satu program tersebut adalah pemberian Beasiswa Jamsostek bagi Anak tenaga kerja yang berprestasi.

"Tahun ini yang kita bagikan dua kali lebih besar dibanding tahun lalu. Siswa yang menikmatinya juga jauh lebih banyak," ujarnya.

Terpisah, Kepala Bidang Umum, SDM dan Teknologi Informasi Sanco SImanullang ST MT mengatakan Jamsostek Sibolga turut mendukung langkah PT. Jamsostek (Persero) Kantor Pusat, untuk meraih kembali rekor MURI tahun 2012, sebagai pemberi beasiswa secara serentak di kantor terbanyak.

“Penyerahan beasiswa secara serentak nasional ini bertepatan dengan Hari Pendidikan Nasional dengan tema “Dengan Pemberian Beasiswa Jamsostek, lahirnya Generasi Emas Indonesia.  Mudah mudahan rekor MURI tahun 2011 dapat diraih kembali tahun 2012 ini,” tukas Manullang yang juga Humas Jamsostek Sibolga.(*)

Selasa, 27 Desember 2011

Perusahaan Konstruksi Diwarning Untuk Ikut Jamsostek




Tapteng

Bupati Tapanuli Tengah (Tapteng) Raja Bonaran Situmeang meminta kepada perusahaan maupun pekerjaan jasa konstruksi agar mencantumkan keikutsertaan tenaga kerjanya menjadi peseta program jamsostek guna terpenuhinya perlindungan buruh termasuk kesejahteraan buruh seperti upah maupun jaminan sosial tenaga kerja (Jamsostek).

“Saya ingatkan agar setiap perusahaan maupun pekerjaan jasa konstruksi agar mencantumkan keikutsertaan tenaga kerjanya menjadi peseta program jamsostek. Tolong dalam kontrak kerja setiap pembangunan daerah, berikan jamsostek bagi tenaga kerjanya sesuai ketentuan yang berlaku,” himbau Bonaran Situmeang saat membuka Rapat Koordinasi Tim Pembina Jasa Konstruksi di 12 kabupaten / kota daerah operasional Kantor Cabang Sibolga, di hotel Bumi Asih, Pandan Beach Resort Sibolga, baru baru ini.


RRapat Koordinasi Tim Pembina Jasa Konstruksdihadiri sejumlah pejabat diantaranya Kakanwil I PT Jamsostek (Persero) yang diwakili Drs. Erisfa, Kabag Progsus diwakili Sirus Gultom, Kadissosnaker Tapsel Syamsul Bahri Siregar, Kadissosnaker Kota Sibolga Sofyan Nasution, Kadissosnaker Tapteng Eddy Sofyan Damanik pejabat lain dari 12 Kabupaten/ Kota.


Kepala Kantor Wilayah I PT Jamsostek (Persero) diwakili Drs Erisfa mengatakan setiap penyedia jasa yang mempunyai status usaha baik menjalankan suatu perusahaan milik sendiri atau berdiri sendiri menjalankan perusahaan bukan miliknya yang mempekerjakan tenaga kerja harian lepas, borongan dan perjanjian kerja baik proyek APBD, APBN dan Swasta wajib menjadi peserta Program Jaminan Sosial Tenaga Kerja (Jamsostek).


Erisfa beralasan, pelaksanaan program jamsostek sudah diatur dalam Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 3 Tahun 1992 dan Peraturan Pemerintah Nomor 14 Tahun 1993 Tentang Penyelenggaraan Program Jaminan Sosial Tenaga Kerja serta Keputusan Menteri Tenaga Kerja Nomor KEP-150/MEN/1999 dan KEP 196/MEN/1999 Tentang Penyelenggaraan Program Jaminan Sosial Tenaga Kerja bagi tenaga kerja harian lepas, borongan dan Perjanjian Kerja Waktu Tertentu.

"Gubernur Sumatra Utara sendiri sudah mengeluarkan Keputusan Gubernur Sumatera Utara Nomor 560/1046.K/TAHUN 2004 tentang Pelaksanaan program Jaminan Sosial tenaga Kerja bagi tenaga kerja waktu tertentu pada sektor jasa konstruksi dan tenaga kerja informal di propinsi Sumatera Utara dan Keputusan Gubernur Sumatera Utara sudah mengeluarkan Keputusan Gubernur No 560/293.K/tahun 2005 tentang penyempurnaan tim koordinasi fungsional (KF) pelaksanaan program jamsostek di Provinsi Sumatera Utara dan No. : 560/1840.K/tahun 2005 tentang pelaksanaan program jamsostek di Sumatera Utara," ujarnya.


Kepala Kantor Cabang Sibolga Mangasi Sormin SH MM dalam laporannya mengatakan tujuan pertemuan adalah untuk meningkatkan sinergi dahn hubungan positif antara tim Pembina Jasa Konstruksi di wilayah Cabang Sibolga. Sormin berharap dengan pertemuan tersebut, agar kabupaten / kota yang bertugas untuk memungut iuran jamsostek untuk program jasa konstruksi dapat melaksanakan keputusan Gubernur Sumatera Utara.

"Bahkan agar pada setiap klausul kontrak proyek, tecantum pasal yang berisi kewajiban rekanan mengikutkan seluruh tenaga kerja dalam perlindungan program jamsostek," tegasnya.

Kamis, 22 Desember 2011

Bupati Tapteng Serahkan Santunan Jamsostek Rp 58,5 juta

Tapteng


Bupati Tapanuli Tengah Raja Bonaran Situmeang menyerahkan santunan Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dari PT Jamsostek (Persero) Cabang Sibolga sebesar Rp 58.523.280 kepada
Riris Roito Tambunan, istri almarhum Jusman Sihombing yang meninggal dunia akibat kecelakaan kerja di wilayah pabrik PT Anugerah Sibolga Lestari, sebuah perusahaan industri pengolahan karet berlokasi di Jalan Padang Sidempuan KM 4,5 Sarudik Tapanuli Tengah.

Dalam penyerahaan itu, sambil menggendong anaknya yang masih balita, Riris terharu dan tak kuasa membendung air matanya begitu santunan itu berada di tangannya. Tidak banyak kata yang bisa diucapkan Riris atas santunan yang diterimanya. Riris mengucapkan terimakasih atas pelayanan yang cepat dari PT Jamsostek (Persero) Sibolga.


“Uang santunan akan dipergunakan sebaik – baiknya membantu membiayai anak yang masih kecil ini,” bisiknya terbata. Penyerahansantunan itu dilakukan di Pandan, Tapanuli Tengah, Rabu (21/12) lalu, disela sela acara Peringatan Hari Kesetiakawanan Sosial Nasional (HKSN) Tingkat Tapanuli Tengah.


Kepala Kantor PT Jamsostek (Persero) Cabang Sibolga Mangasi Sormin SH MM didampingi Humas Sanco Simanullang dan Kabid Pemasaran Husaini selepas penyerahan santunan JKK mengatakan pihaknya siap memproses hak – hak karyawan atas klaim Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK), Jaminan Kematian (JK), Jaminan Hari Tua (JHT) dan Jaminan Pemeliharaan Kesehatan .

“Sangat mudah pelayanan jamsostek, tentu persyaratan-persyaratan pendukung mohon dipenuhi, dan kita sebagai penyelenggara Jaminan Sosial siap melayani peserta dengan sebaik-baiknya,” tandas Sormin.

PT Jamsostek (Persero) Cabang Sibolga membawahi 12 Kabupaten Kota yaitu 5 Kabupaten/Kota di Kepulauan Nias, 5 Kabupaten Kota di Tapanuli Bagian Selatan, Kabupaten Tapanuli Selatan dan Kota Sibolga.

Hingga Nopember 2011, PT Jamsostek (Persero) Cabang Sibolga telah membayar klaim sebesar Rp 13, 276 Miliar. Jumlah tersebut dibayarkan kepada 9.946 kasus Jaminan Kecelakaan Kerja, Jaminan Hari Tua, Jaminan Kematian dan Jaminan Pemeliharaan Kesehatan peserta jamsostek yang ada di 12 Kabupaten / Kota wilayah kerja kantor tersebut.

Selasa, 20 Desember 2011

Bishop GKPI Doakan Jamsostek Jadi Berkat Bagi Bangsa


Sibolga

Pucuk Pimpinan (Bishop) Gereja Kristen Protestan Indonesia (GKPI) Pendeta Patut Sipahutar MTh mendoakan agar PT Jamsostek (Persero) baik secara nasional maupun daerah kiranya diberkati Tuhan menjadi lembaga yang kokoh dan dapat memberikan perlindungan menyeluruh bagi bangsa terutama perlindungan sosial ekonomi kepada masyarakat, para pekerja dan masyarakat yang sangat membutuhkan pertolongan ketika kecelakaan, sakit bahkan meninggal dunia.

Hal itu disampaikannya dalam kunjungannya ke Kantor Pelayanan Jamsostek Sibolga. Kunjungan Bishop GKPI tersebut disambut hangat kepada Kepala Kantor Cabang St. Mangasi Sormin SH MM didampingi Kepala Bidang Umum, SDM dan TI Sanco Simanullang ST MT, Kepala Bidang Keuangan Aslim Tiopan, Kepala Bidang Pemasaran Husaini. Selain mengunjungi Kantor Cabang Jamsostek Sibolga. Pimpinan 400.000 jemaat ini berada di Kota Berbilang Kaum Sibolga dalam rangka memimpin ibadah Perayaan Natal Oikumene Se-Kota Sibolga dan Tapanuli Tengah tahun 2011.

Bishop mengakui jaminan Sosial sangat memberikan peran penting dalam memberikan perlindungan bagi masyarakat, tidak terkecuali para “hamba Tuhan” yang melayani para jemaat."Sebab mereka (hamba Tuhan) adalah manusia biasa yang membutuhkan perlindungan sosial," kata Bishop didamping Pimpinan Gereja GKPI Ressort Khusus Sibolga Pendeta BA Hutasoit STh .

Pendeta Sipahutar merujuk pelaksanaan program jaminan sosial di Jerman yang sudah berjalan dengan baik. Dikatakannya, Jerman merupakan negara terkemuka di dunia yang sangat peduli terhadap jaminan sosial masyarakatnya.

“Jerman sangat peduli terhadap jaminan sosial warganya. Mereka bagus dalam pelayanan Diakoni. Sampai-sampai, ada kota bernama Bethel, sebuah kota berpenduduk 50 ribu an, merupakan pusat penyembuhan korban kecelakaan, cacat dan sakit. Di kota itu tersedia pelayanan rumah sakit yang sangat bagus,” tukas Pendeta seraya berharap agar pemerintah dapat hadir dan lebih tanggap terhadap masalah jaminan sosial di negara kita.

Dalam kunjungan itu, Bishop GKPI turut mendoakan agar karyawan jamsostek dapat diberi kekuatan bekerja dan dilandasi kasih dalam melayani peserta jamsostek . Sementara Kacab Jamsostek Sibolga St Mangasi Sormin SH MM mengucapkan terimakasih atas perkenan Bishop GKPI hadir di Jamsostek Kacab Sibolga.

“Kami sungguh merasa berbahagia atas kehadiran Amang Bishop, dan kami semakin dikuatkan lagi untuk bersemangat memberikan pelayan terbaik. Semoga Doa dan masukan yang disampaikan dapat meningkatkan peran Cabang Sibolga dalam memberikan pelayanan prima bagi peserta dan masyarakat pada umumnya,“ tandas Sormin yang juga aktif sebagai pelayan GKPI seraya mengharapkan para Pendeta dan penatua dilingkungan GKPI dapat segera menjadi peserta jamsostek.

Sebagai informasi, GKPI merupakan gereja terbesar kedua di Sumatera setelah HKBP. Menurut almanak GKPI, jumlah pelayan aktif 8.482 jiwa , terdiri dari 227 orang pendeta, 1.139 guru jemaat, 7.046 penatua, evangelis, diakones, pegawai kantor pusat, honorer, pegawai mamre, staff LPPM dan 31 calon pendeta.(Rel/Midian Simatupang)

Rabu, 14 Desember 2011

Jamsostek Sibolga Bayar Klaim Rp 13,2M


Hingga Nopember 2011, PT Jamsostek (Persero) Kantor Cabang Sibolga telah membayar klaim sebesar Rp 13, 276 Miliar. Jumlah tersebut dibayarkan kepada 9.946 kasus Jaminan Kecelakaan Kerja, Jaminan Hari Tua, Jaminan Kematian dan Jaminan Pemeliharaan Kesehatan peserta jamsostek yang ada di 12 Kabupaten / Kota wilayah kerja kantor tersebut.

Demikian disampaikan Kepala Cabang PT Jamsostek (Persero) Kantor Cabang Sibolga Mangasi Sormin SH MM, dalam siaran pers selepas menerima audiensi wartawan RRI Sibolga di Kantor PT Jamsostek (Persero) Cabang Sibolga Jalan Letjen Suprapto No 89 Sibolga, Rabu (14/12).

Klaim sebesar Rp 13, 276 Miliar terdiri Jaminan Kecelakaan Kerja (142 kasus, Rp 936, 9 Juta), Jaminan Hari Tua(2.025 kasus, Rp 10,80 Miliar) , Jaminan Kematian (54 kasus; Rp 793,40 Juta) dan Jaminan Pemeliharaan Kesehatan (7.725 kasus; Rp 739,880 Juta).


Mangasi Sormin mengatakan, PT Jamsostek (Persero) Sibolga saat ini terus berupaya menjalin kerja sama dengan seluruh pemangku kepentingan yang ada di wilayah kerjanya.
“Meski kami baru efektif tanggal 16 november bulan lalu sebagai Kepala Kantor . Kami sudah bertemu dan beraudiensi dengan 3 Kepala Daerah yaitu Bapak Walikota Sibolga, Bupati Tapteng dan Bupati Tapsel. Kami sangat mengharapkan dukungan para Kepala Daerah lain,” tandas Sormin.



Sormin, menambahkan pihaknya terus menjalin kerja sama dengan pengusaha, tenaga kerja serta pelaku usaha baik formal maupun informal diwilayah kerja Cabang Sibolga.“Jumlah perusahaan yang menjadi peserta Jamsostek di Cabang Sibolga saat ini sebanyak 907 perusahaan dengan jumlah tenaga kerja aktif mencapai 22.254 orang. Sementara jumlah tenaga kerja yang mengikuti program jaminan pemeliharaan kesehatan mencapai 319 perusahaan dengan tertanggung 4.580 orang,” tutup Sormin.


Dalam audensi itu, Mangasi Sormin turut didampingi Kepala Bidang Umum, SDM, TI dan Humas Sanco Simanullang, Kepala Cabang antara lain Kepala Bidang Pemasaran Husaini, Kepala Bidang Pelayanan Zainal Fakhruddin dan Kepala Bidang Keuangan Aslim Tiopan. Dikatakan, (Rel)